4100-67
CZMEDITECH
Baja Tahan Karat/Titanium
CE/ISO:9001/ISO13485
| Tersedianya: | |
|---|---|
Deskripsi Produk
Pelat Rekonstruksi yang diproduksi oleh CZMEDITECH untuk pengobatan patah tulang dapat digunakan untuk perbaikan trauma dan rekonstruksi Kalkaneus.
Rangkaian implan ortopedi ini telah lulus sertifikasi ISO 13485, memenuhi syarat tanda CE dan berbagai spesifikasi yang sesuai untuk patah tulang. Mereka mudah dioperasikan, nyaman dan stabil saat digunakan.
Dengan material baru Czmeditech dan teknologi manufaktur yang ditingkatkan, implan ortopedi kami memiliki sifat yang luar biasa. Ini lebih ringan dan kuat dengan kekuatan tinggi. Selain itu, kecil kemungkinannya untuk memicu reaksi alergi.
Untuk informasi lebih rinci tentang produk kami, silakan hubungi kami sesegera mungkin.
Fitur & Manfaat

Spesifikasi
Gambar Sebenarnya

Konten Sains Populer
Pelat rekonstruksi adalah implan ortopedi yang digunakan untuk mengatasi patah tulang panjang, seperti tulang paha, tibia, atau humerus. Pelat ini dirancang untuk memberikan stabilitas pada tulang selama proses penyembuhan, memungkinkan keselarasan dan fungsi anggota tubuh yang terkena. Pelat rekonstruksi biasanya terbuat dari logam dan dipasang ke tulang dengan sekrup.
Pelat rekonstruksi diindikasikan untuk pengobatan patah tulang yang tidak dapat distabilkan dengan penanganan non-bedah atau dengan jenis implan ortopedi lainnya seperti paku intramedulla atau fiksator eksternal. Indikasi untuk operasi pelat rekonstruksi meliputi:
Fraktur batang tulang panjang
Fraktur yang tidak stabil atau tergeser
Fraktur dengan kominusi atau pengeroposan tulang yang signifikan
Fraktur yang berhubungan dengan cedera lain, seperti kerusakan saraf atau pembuluh darah
Ada beberapa jenis pelat rekonstruksi yang tersedia, masing-masing memiliki kegunaan dan desain spesifiknya sendiri. Ini termasuk:
Pelat kompresi dinamis (DCP): Pelat ini dirancang untuk menerapkan kompresi pada tulang selama proses penyembuhan, sehingga meningkatkan penyatuan dan stabilitas tulang.
Pelat pengunci: Pelat ini memiliki lubang sekrup yang dirancang untuk menerima sekrup pengunci khusus, sehingga memberikan peningkatan stabilitas dan ketahanan terhadap gaya tarik keluar.
Pelat kompresi dinamis kontak terbatas (LC-DCPs): Pelat ini mirip dengan DCP tetapi memiliki profil yang lebih rendah, mengurangi risiko iritasi jaringan lunak dan memungkinkan mobilisasi lebih awal pada anggota tubuh yang terkena.
Pelat pra-kontur: Pelat ini telah dibentuk sebelumnya agar sesuai dengan kelengkungan tulang tertentu, sehingga mengurangi kebutuhan akan pembengkokan intraoperatif dan memungkinkan penyesuaian anatomi yang lebih baik.
Prosedur bedah pelat rekonstruksi melibatkan pembuatan sayatan pada tulang yang terkena dan memperlihatkan lokasi fraktur. Fraktur direduksi, atau dipasang kembali, menggunakan instrumen bedah khusus. Pelat rekonstruksi kemudian diposisikan di sepanjang tulang dan diamankan dengan sekrup. Sekrup dipasang sedemikian rupa untuk menghindari cedera pada struktur neurovaskular penting seperti saraf dan pembuluh darah.
Setelah operasi pelat rekonstruksi, pasien biasanya tidak menahan beban selama beberapa minggu agar patah tulang dapat sembuh. Terapi fisik dan rehabilitasi sangat penting untuk mendapatkan kembali kekuatan dan mobilitas pada anggota tubuh yang terkena. Mungkin diperlukan waktu beberapa bulan bagi pasien untuk kembali ke tingkat aktivitas sebelum cedera.
Seperti halnya prosedur bedah lainnya, terdapat risiko dan komplikasi yang terkait dengan operasi pelat rekonstruksi. Ini termasuk:
Infeksi
Kerusakan saraf
Perdarahan
Kegagalan perangkat keras
Fraktur nonunion atau malunion
Trombosis vena dalam atau emboli paru
Pelat rekonstruksi adalah alat yang berharga untuk mengobati patah tulang panjang yang tidak dapat distabilkan dengan penanganan non-bedah atau jenis implan ortopedi lainnya. Mereka memberikan stabilitas pada tulang selama proses penyembuhan, memungkinkan keselarasan dan fungsi anggota tubuh yang terkena. Meskipun ada risiko dan komplikasi yang terkait dengan penggunaannya, dalam banyak kasus manfaatnya lebih besar daripada risikonya.
Apakah pelat rekonstruksi selalu diperlukan untuk pengobatan patah tulang panjang? Tidak, tidak semua patah tulang panjang memerlukan pelat rekonstruksi. Penatalaksanaan non-bedah atau jenis implan ortopedi lainnya mungkin cukup untuk jenis patah tulang tertentu.
Bisakah pelat rekonstruksi dilepas setelah patah tulang sembuh? Dalam beberapa kasus, pelat rekonstruksi dapat dilepas setelah patah tulang sembuh. Hal ini biasanya dilakukan jika perangkat keras menyebabkan rasa sakit atau ketidaknyamanan atau jika ada infeksi atau komplikasi lain yang terkait dengannya.