4100-69
CZMEDITECH
Baja Tahan Karat/Titanium
CE/ISO:9001/ISO13485
| Tersedianya: | |
|---|---|
Deskripsi Produk
CZMEDITECH menawarkan pelat penopang berkualitas tinggi pada Pelat Dinding Posterior dengan harga terjangkau.Memiliki pilihan spesifikasi yang berbeda。
Rangkaian implan ortopedi ini telah lulus sertifikasi ISO 13485, memenuhi syarat tanda CE dan berbagai spesifikasi yang sesuai untuk patah tulang panggul. Mereka mudah dioperasikan, nyaman dan stabil saat digunakan.
Dengan material baru Czmeditech dan teknologi manufaktur yang ditingkatkan, implan ortopedi kami memiliki sifat yang luar biasa. Ini lebih ringan dan kuat dengan kekuatan tinggi. Selain itu, kecil kemungkinannya untuk memicu reaksi alergi.
Untuk informasi lebih rinci tentang produk kami, silakan hubungi kami sesegera mungkin.
Fitur & Manfaat

Spesifikasi
Gambar Sebenarnya

Konten Sains Populer
Pelat dinding posterior adalah jenis implan ortopedi yang digunakan untuk mengatasi patah tulang pada dinding posterior acetabulum, yaitu soket di panggul tempat pertemuan tulang paha (tulang paha) dengan sendi panggul. Dinding posterior merupakan bagian belakang soket dan dapat retak akibat trauma berenergi tinggi seperti kecelakaan mobil, jatuh dari ketinggian, atau cedera olahraga. Fraktur dinding posterior bisa rumit dan memerlukan intervensi bedah untuk mengembalikan stabilitas panggul.
Acetabulum adalah cekungan berbentuk cangkir di tulang panggul yang membentuk soket kepala tulang paha. Terdiri dari tiga bagian: kolom anterior, kolom posterior, dan atap. Dinding posterior merupakan bagian belakang soket dan dibentuk oleh kolom posterior dan atap.
Fraktur dinding posterior dapat terjadi akibat trauma berenergi tinggi seperti kecelakaan mobil, jatuh dari ketinggian, atau cedera olahraga. Patah tulang jenis ini dapat menyebabkan kerusakan signifikan pada panggul dan dapat dikaitkan dengan cedera lain seperti dislokasi pinggul, cedera kandung kemih atau uretra, atau kerusakan saraf. Indikasi untuk operasi pelat dinding posterior meliputi:
Pergeseran fraktur dinding posterior lebih besar dari 2mm
Perluasan intra-artikular dari fraktur dinding posterior
Fraktur terkait pada kolom anterior atau posterior
Hilangnya keselarasan sendi panggul
Prosedur bedah pelat dinding posterior melibatkan pembuatan sayatan di bokong untuk mengakses bagian posterior panggul. Fraktur direduksi, atau dipasang kembali, menggunakan instrumen bedah khusus. Pelat dinding posterior kemudian diposisikan di sepanjang dinding posterior acetabulum dan diamankan dengan sekrup. Sekrup dipasang sedemikian rupa untuk menghindari cedera pada struktur neurovaskular penting seperti saraf sciatic atau arteri gluteal superior.
Setelah operasi pelat dinding posterior, pasien biasanya tidak menahan beban selama beberapa minggu agar patah tulang dapat sembuh. Terapi fisik dan rehabilitasi sangat penting untuk mendapatkan kembali kekuatan dan mobilitas sendi panggul. Mungkin diperlukan waktu beberapa bulan bagi pasien untuk kembali ke tingkat aktivitas sebelum cedera.
Seperti halnya prosedur pembedahan lainnya, terdapat risiko dan komplikasi yang terkait dengan pembedahan pelat dinding posterior. Ini termasuk:
Infeksi
Kerusakan saraf
Perdarahan
Kegagalan perangkat keras
Fraktur nonunion atau malunion
Trombosis vena dalam atau emboli paru
Bedah pelat dinding posterior adalah alat yang berharga untuk mengobati fraktur kompleks acetabulum. Ini memberikan stabilitas pada panggul, mempercepat penyembuhan, dan mempercepat waktu pemulihan. Meskipun ada risiko dan komplikasi yang terkait dengan penggunaannya, dalam banyak kasus manfaatnya lebih besar daripada risikonya.
Apakah operasi pelat dinding posterior merupakan satu-satunya pilihan pengobatan untuk fraktur dinding posterior acetabulum? Tidak, ada pilihan pengobatan lain yang tersedia, seperti manajemen non-bedah atau pelapisan kolom posterior. Namun, operasi pelat dinding posterior sering kali menjadi pilihan utama untuk patah tulang yang lebih parah atau kompleks.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk pulih dari operasi pelat dinding posterior? Waktu pemulihan dapat bervariasi tergantung pada tingkat keparahan patah tulang dan kesehatan individu secara keseluruhan. Namun, sebagian besar pasien dapat kembali beraktivitas normal dalam waktu 3-6 bulan.