4100-33
CZMEDITECH
Baja Tahan Karat/Titanium
CE/ISO:9001/ISO13485
| Tersedianya: | |
|---|---|
Deskripsi Produk
Pelat Y-olecranon Fossa yang diproduksi oleh CZMEDITECH untuk pengobatan patah tulang dapat digunakan untuk perbaikan trauma dan rekonstruksi olecranon Fossa.
Rangkaian implan ortopedi ini telah lulus sertifikasi ISO 13485, memenuhi syarat tanda CE dan berbagai spesifikasi yang sesuai untuk patah tulang olekranon Fossa. Mereka mudah dioperasikan, nyaman dan stabil saat digunakan.
Dengan material baru Czmeditech dan teknologi manufaktur yang ditingkatkan, implan ortopedi kami memiliki sifat yang luar biasa. Ini lebih ringan dan kuat dengan kekuatan tinggi. Selain itu, kecil kemungkinannya untuk memicu reaksi alergi.
Untuk informasi lebih rinci tentang produk kami, silakan hubungi kami sesegera mungkin.
Fitur & Manfaat

Spesifikasi
Gambar Sebenarnya

Konten Sains Populer
Jika Anda berkecimpung dalam industri konstruksi, Anda mungkin pernah mendengar tentang pelat berbentuk T. Ini adalah peralatan serbaguna yang digunakan dalam berbagai aplikasi, mulai dari pembingkaian hingga penahan. Pada artikel kali ini, kita akan membahas apa itu pelat berbentuk T, cara kerjanya, dan kegunaannya.
Pelat berbentuk T adalah pelat logam yang berbentuk 'T.' Memiliki alas yang panjang dan rata dengan batang tegak lurus yang menjulur ke atas. Basisnya biasanya lebih lebar dari batangnya, sehingga memberikan fondasi yang stabil untuk apa pun yang ditempelkannya.
Pelat berbentuk T digunakan dalam berbagai aplikasi konstruksi. Berikut ini beberapa yang paling umum:
Dalam pembingkaian, pelat berbentuk T digunakan untuk menyatukan dua potong kayu pada sudut siku-siku. Batang pelat dilekatkan pada salah satu potongan kayu, sedangkan alasnya dilekatkan pada potongan kayu lainnya. Hal ini menciptakan sambungan yang kuat dan stabil yang sempurna untuk membangun dinding, atap, dan lantai.
Pelat berbentuk T juga biasa digunakan untuk penahan. Mereka dapat ditanamkan ke dalam beton atau batu untuk memberikan titik sambungan yang aman untuk baut atau pengencang lainnya. Hal ini khususnya berguna di zona seismik, dimana bangunan perlu ditambatkan agar tahan terhadap gempa bumi.
Pelat berbentuk T juga digunakan untuk menguatkan. Mereka dapat digunakan untuk menghubungkan bagian diagonal pada rangka atau struktur atap, memberikan stabilitas dan kekuatan tambahan. Hal ini sangat penting terutama di wilayah yang rentan terhadap angin kencang atau kondisi cuaca ekstrem lainnya.
Pelat berbentuk T tersedia dalam berbagai ukuran dan konfigurasi. Berikut beberapa jenis yang paling umum:
Pelat standar berbentuk T adalah tipe yang paling umum. Biasanya terbuat dari baja dan tersedia dalam berbagai ukuran untuk mengakomodasi berbagai aplikasi.
Pelat berbentuk T gusseted mirip dengan pelat standar, tetapi memiliki potongan logam tambahan, atau gusset, yang dilas ke atasnya. Ini memberikan kekuatan dan stabilitas tambahan, sehingga ideal untuk aplikasi bertekanan tinggi.
Pelat berbentuk T berlubang memiliki slot yang dipotong pada bagian dasarnya, sehingga dapat disesuaikan agar sesuai dengan berbagai aplikasi. Hal ini menjadikannya pilihan serbaguna untuk proyek konstruksi yang mengutamakan fleksibilitas.
Pemilihan pelat berbentuk T yang tepat bergantung pada berbagai faktor, termasuk aplikasi, kapasitas beban, dan kondisi lingkungan. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memilih pelat berbentuk T:
Kapasitas beban pelat berbentuk T merupakan pertimbangan penting. Ia harus mampu menopang berat struktur yang dilekatinya, serta beban tambahan apa pun yang mungkin ditempatkan di atasnya.
Kondisi lingkungan juga dapat mempengaruhi pemilihan pelat berbentuk T. Di daerah yang rawan gempa atau angin kencang, misalnya, pelat gusseted mungkin merupakan pilihan yang lebih baik dibandingkan pelat standar.
Aplikasi juga berperan dalam pemilihan pelat berbentuk T yang tepat. Pembingkaian, penahan, dan penguat semuanya memerlukan jenis pelat yang berbeda, jadi penting untuk memilih salah satu yang dirancang khusus untuk pekerjaan tersebut.
Memasang pelat berbentuk T adalah proses yang relatif sederhana. Berikut langkah-langkah dasarnya:
Tandai lokasi dimana pelat akan dipasang.
Bor lubang untuk pengencang.
Posisikan pelat di atas lubang.
Masukkan pengencang dan kencangkan dengan kencang.
Pelat berbentuk T adalah komponen serbaguna dan penting dalam proyek konstruksi. Mereka memberikan stabilitas dan kekuatan pada sambungan, jangkar, dan penyangga, menjadikannya pilihan yang dapat diandalkan untuk proyek konstruksi apa pun. Saat memilih pelat berbentuk T, penting untuk mempertimbangkan kapasitas beban, kondisi lingkungan, dan aplikasi untuk memastikan pemilihan pelat yang tepat. Proses pemasangannya mudah, sehingga memudahkan untuk mengintegrasikan pelat berbentuk T ke dalam proyek konstruksi apa pun.
Pelat berbentuk T biasanya terbuat dari bahan apa? Pelat berbentuk T biasanya terbuat dari baja, meskipun bahan lain seperti aluminium atau titanium dapat digunakan dalam aplikasi khusus.
Bagaimana pelat berbentuk T dibandingkan dengan jenis konektor lainnya, seperti braket atau tali pengikat? Pelat berbentuk T memberikan sambungan yang kuat dan stabil yang ideal untuk berbagai aplikasi konstruksi. Braket dan tali pengikat dapat digunakan dalam situasi tertentu, namun tidak menawarkan tingkat kekuatan dan stabilitas yang sama seperti pelat berbentuk T.
Apakah pelat berbentuk T dapat digunakan pada proyek konstruksi perumahan? Ya, pelat berbentuk T dapat digunakan pada proyek konstruksi perumahan, terutama untuk aplikasi rangka dan penahan.
Apakah ada pertimbangan khusus saat menggunakan pelat berbentuk T di zona seismik? Ya, di zona seismik, penting untuk menggunakan pelat berbentuk T yang dirancang khusus untuk menahan aktivitas seismik. Pelat ini biasanya diberi gusset dan mungkin memiliki penguatan tambahan untuk memberikan stabilitas tambahan.
Apakah ada tindakan pencegahan keselamatan yang harus dilakukan saat memasang pelat berbentuk T? Penting untuk mengikuti semua tindakan pencegahan keselamatan saat memasang pelat berbentuk T, termasuk mengenakan peralatan pelindung diri yang sesuai dan memastikan pelat terpasang dengan benar sebelum mengerjakan struktur. Penting juga untuk mengikuti instruksi pabrik dan kapasitas muatan yang disarankan untuk mencegah pelat kelebihan beban.