Dilihat: 0 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 06-11-2025 Asal: Lokasi
Dalam studi kasus ini, kami mengeksplorasi keberhasilan pengobatan patah tulang klavikula yang dilakukan di Rumah Sakit Negara di Meksiko. Operasi tersebut, yang dilakukan oleh tim ahli Dr. Pedro, melibatkan penggunaan pelat pengunci tulang selangka S khusus, yang menunjukkan efektivitas implan ortopedi modern dalam menangani patah tulang yang kompleks. Artikel ini merinci perjalanan pasien, prosedur pembedahan, dan proses pemulihan.
Pasien perempuan berusia 34 tahun ini mengalami patah tulang klavikula kanan yang tergolong Allman Tipe 1, artinya patah tulang tengah. Cedera jenis ini seringkali dapat menimbulkan komplikasi jika tidak ditangani dengan benar. Setelah memeriksa kondisi pasien dan meninjau hasil pencitraannya, Dr. Pedro merekomendasikan prosedur reduksi terbuka dan fiksasi internal (ORIF) dengan pelat pengunci tulang selangka S.
Pembedahan ini melibatkan penggunaan pelat pengunci klavikula S khusus, implan canggih yang dirancang untuk memberikan stabilitas pada fraktur multi-fragmentasi. Pelat 8 lubang dipilih karena pemasangannya yang tepat dan kemampuannya untuk menopang patah tulang selama proses penyembuhan. Operasi berjalan lancar dan tidak ada komplikasi selama prosedur berlangsung.

Pasien dipulangkan hanya 24 jam setelah operasi, yang menunjukkan efektivitas pendekatan pengobatan. Pencitraan yang diambil enam minggu pasca operasi menunjukkan bahwa patah tulang telah sembuh total, dan pasien dapat melanjutkan aktivitas sehari-harinya tanpa rasa tidak nyaman. Pemulihan yang cepat ini menyoroti keuntungan penggunaan implan modern seperti pelat pengunci tulang selangka S dalam operasi ortopedi.
Tipe Implan: Pelat pengunci klavikula S
Ukuran : 8 lubang, sisi kanan
Bahan: paduan Titanium untuk kekuatan dan daya tahan
Penggunaan: Dirancang untuk menstabilkan patah tulang klavikula
Semua instrumen dipasok oleh CZMEDITECH , dirancang untuk perakitan mudah, penyelarasan presisi, dan mengurangi waktu bedah. Desain ergonomisnya meningkatkan penanganan intraoperatif dan memastikan alur kerja lancar.

Kasus ini menggarisbawahi pentingnya memilih implan yang tepat dan memiliki tim bedah yang berpengalaman ketika menangani patah tulang kompleks seperti patah tulang klavikula. Pelat pengunci S-klavikula terbukti menjadi pilihan yang sangat baik, memastikan stabilitas fraktur dan memungkinkan pemulihan lebih cepat. Keberhasilan Dr. Pedro dan timnya menyoroti bagaimana teknik modern dalam bedah ortopedi terus meningkatkan hasil pasien.
Kasus ini menunjukkan keandalan Implan ortopedi CZMEDITECH untuk bedah trauma internasional.
Pasien wanita berusia 34 tahun mengalami patah tulang midshaft Allman Tipe I dengan banyak fragmen.
Karena sifat fraktur yang multi-fragmentasi dan tergeser, fiksasi konservatif tidak dapat mencapai keselarasan, sehingga ORIF dipilih.
Reduksi terbuka dan fiksasi internal (ORIF) dilakukan dengan mengekspos ujung fraktur dan mengamankannya dengan pelat pengunci.
Kontur berbentuk S sesuai dengan anatomi klavikula, mendistribusikan tekanan secara merata dan mencegah implan melonggar atau bermigrasi.
Prosedurnya lancar, tanpa komplikasi saraf, pembuluh darah, atau jaringan lunak, dan pemulihan berjalan lancar.
Pasien dipulangkan dalam waktu 24 jam setelah operasi dengan penyembuhan luka yang stabil.
Gerakan bahu yang lembut dianjurkan sejak dini, menghindari beban berat dan meningkatkan gerakan secara bertahap sesuai saran medis.
Kasus ini menunjukkan stabilitas yang sangat baik dan penyembuhan cepat yang diberikan oleh pelat pengunci S-klavikula pada fraktur multi-fragmentasi.
Ini menstabilkan fraktur midshaft atau klavikula kompleks, meningkatkan penyatuan dan memulihkan keselarasan anatomi.
Terbuat dari paduan titanium, ringan, kuat, biokompatibel, dan tidak menyebabkan reaksi alergi.