Deskripsi Produk
Spesifikasi
| REF | Spesifikasi | Ketebalan | Lebar | Panjang |
| 5100-3301 | 5 lubang | 3.2 | 11 | 66 |
| 5100-3302 | 6 lubang | 3.2 | 11 | 79 |
| 5100-3303 | 7 lubang | 3.2 | 11 | 92 |
| 5100-3304 | 8 lubang | 3.2 | 11 | 105 |
| 5100-3305 | 9 lubang | 3.2 | 11 | 118 |
| 5100-3306 | 10 lubang | 3.2 | 11 | 131 |
| 5100-3307 | 12 lubang | 3.2 | 11 | 157 |
Gambar Sebenarnya

blog
Cedera ortopedi semakin umum terjadi, dan dapat melemahkan jika tidak ditangani dengan benar. Salah satu pengobatan paling efektif untuk cedera ini adalah penggunaan pelat dan sekrup untuk menstabilkan patah tulang dan memfasilitasi penyembuhan. Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang Straight Reconstruction Locking Plate (SRLP), sebuah pelat yang umum digunakan dalam bedah ortopedi.
SRLP adalah jenis pelat yang digunakan dalam bedah ortopedi untuk menstabilkan patah tulang dan membantu proses penyembuhan. Merupakan pelat logam yang terbuat dari titanium atau stainless steel yang dipasang pada permukaan tulang dengan menggunakan sekrup. Pelat dirancang dengan profil rendah dan berkontur ke tulang, memberikan stabilitas dan dukungan tanpa menyebabkan ketidaknyamanan atau menghambat gerakan.
SRLP memiliki beberapa fitur yang menjadikannya alat yang efektif dalam bedah ortopedi. Beberapa fitur tersebut antara lain:
SRLP menggunakan sekrup pengunci, yang memberikan stabilitas dan dukungan lebih besar dibandingkan sekrup tradisional. Sekrup pengunci mencegah pelat bergerak atau bergeser, sehingga dapat membantu mencegah komplikasi seperti nonunion atau malunion.
SRLP didesain low-profile, artinya SRLP menempel pada tulang dan tidak menonjol ke jaringan di sekitarnya. Desain ini membantu mencegah ketidaknyamanan dan hambatan gerakan, sehingga dapat meningkatkan hasil pasien.
SRLP dirancang untuk mengikuti bentuk tulang, memberikan kesesuaian yang lebih baik dan stabilitas yang lebih baik. Bentuk berkontur ini dapat membantu mengurangi risiko komplikasi seperti kendornya sekrup atau migrasi pelat.
SRLP memiliki banyak lubang untuk sekrup, yang memungkinkan fleksibilitas dan penyesuaian lebih besar dalam pembedahan. Ahli bedah dapat memilih penempatan sekrup yang optimal untuk setiap pasien, berdasarkan anatomi dan cedera masing-masing.
SRLP digunakan dalam berbagai operasi ortopedi, termasuk:
SRLP umumnya digunakan untuk menstabilkan patah tulang, khususnya pada lengan dan tungkai. Pelat ditempatkan pada permukaan tulang dan diamankan menggunakan sekrup, memberikan dukungan dan stabilitas selama penyembuhan tulang.
SRLP juga dapat digunakan dalam prosedur osteotomi, yang melibatkan pemotongan dan penyelarasan tulang. Pelat tersebut digunakan untuk mengamankan tulang pada posisi barunya, sehingga memungkinkannya untuk sembuh dengan baik.
SRLP terkadang digunakan dalam prosedur arthrodesis, yang melibatkan penggabungan dua tulang menjadi satu. Pelat tersebut digunakan untuk menahan tulang pada tempatnya saat menyatu, sehingga menghasilkan sambungan yang kokoh.
Meskipun SRLP adalah alat yang sangat efektif dalam bedah ortopedi, terdapat potensi komplikasi yang terkait dengan penggunaannya. Beberapa komplikasi tersebut antara lain:
Seperti semua prosedur pembedahan, terdapat risiko infeksi saat menggunakan SRLP. Teknik sterilisasi yang tepat dan pemantauan yang cermat dapat membantu mencegah infeksi, namun tetap ada risiko yang harus diwaspadai.
Jika tulang gagal untuk sembuh dengan baik, hal ini dapat mengakibatkan nonunion atau malunion. Hal ini dapat terjadi jika pelat tidak ditempatkan dengan benar atau jika stabilitas yang diberikan oleh pelat tidak cukup.
Jika sekrup yang digunakan untuk mengencangkan pelat menjadi longgar atau berpindah, hal ini dapat menyebabkan komplikasi seperti nyeri, peradangan, dan bahkan kerusakan saraf.
Pelat Pengunci Rekonstruksi Lurus adalah alat yang berharga dalam bedah ortopedi, memberikan stabilitas dan dukungan
sambil meminimalkan ketidaknyamanan dan gerakan terhambat. Sekrup pengunci, desain low-profile, bentuk berkontur, dan beberapa lubang sekrup menjadikannya pelat serbaguna dan efektif untuk fiksasi fraktur, osteotomi, dan prosedur arthrodesis. Namun, seperti semua prosedur pembedahan, terdapat potensi komplikasi yang harus diwaspadai, seperti infeksi, nonunion atau malunion, dan kelonggaran atau migrasi sekrup.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan tulang untuk pulih setelah operasi yang melibatkan Pelat Pengunci Rekonstruksi Lurus?
Lamanya waktu yang dibutuhkan tulang untuk pulih setelah operasi dapat bervariasi tergantung pada individu dan tingkat keparahan cederanya. Secara umum, diperlukan waktu beberapa minggu hingga beberapa bulan agar tulang dapat pulih sepenuhnya.
Bisakah Pelat Pengunci Rekonstruksi Lurus dilepas setelah tulang sembuh?
Dalam beberapa kasus, pelat dapat dilepas setelah tulang sembuh. Hal ini dapat dilakukan jika pelat menyebabkan ketidaknyamanan atau menghambat gerakan.
Apakah Pelat Pengunci Rekonstruksi Lurus merupakan satu-satunya jenis pelat yang digunakan dalam bedah ortopedi?
Tidak, ada beberapa jenis pelat yang digunakan dalam bedah ortopedi, antara lain pelat kompresi, pelat kompresi dinamis, dan pelat pengunci.
Apakah Pelat Pengunci Rekonstruksi Lurus digunakan untuk semua jenis patah tulang?
Tidak, SRLP biasanya digunakan untuk patah tulang pada lengan dan kaki. Jenis patah tulang lainnya mungkin memerlukan jenis pelat atau prosedur pembedahan yang berbeda.
Apakah Pelat Pengunci Rekonstruksi Lurus dilindungi oleh asuransi?
Perlindungan asuransi dapat bervariasi tergantung pada rencana asuransi individu dan keadaan spesifik dari operasi tersebut. Yang terbaik adalah menanyakan kepada penyedia asuransi untuk menentukan cakupan.