3000-0117, 3000-0118 ,3000-0120 ,3000-0121
CZMEDITECH
titanium
CE ISO
Tersedia
| Tersedianya: | |
|---|---|
Deskripsi Produk
Titanium Mesh dengan desain kotak persegi panjang banyak digunakan dalam operasi kraniofasial dan rekonstruksi. Diproduksi dari titanium murni tingkat medis, ia menawarkan biokompatibilitas yang sangat baik, kekuatan yang andal, dan bobot yang ringan. Struktur persegi panjang memberikan fiksasi yang stabil dan memungkinkan pembentukan kontur yang tepat agar sesuai dengan anatomi pasien, mendukung hasil yang dapat diprediksi dalam pencangkokan tulang dan perbaikan cacat.
Stabilitas Tinggi : Jaringan persegi panjang memastikan fiksasi dan distribusi beban yang aman
Kuat & Ringan : Titanium murni menggabungkan kekuatan mekanik dengan bobot rendah
Kontur Mudah : Dapat dipangkas dan dibentuk agar sesuai dengan struktur anatomi
Dukungan Penyembuhan yang Andal : Memfasilitasi integrasi cangkok tulang dan keberhasilan rekonstruksi jangka panjang
blog
Titanium mesh adalah perangkat bedah yang banyak digunakan untuk rekonstruksi maksilofasial dan kranial. Dengan rasio kekuatan terhadap berat yang tinggi, biokompatibilitas yang sangat baik, dan kemampuan beradaptasi terhadap struktur anatomi yang kompleks, titanium mesh telah menjadi alat penting dalam fiksasi trauma, rekonstruksi reseksi tumor, dan perbaikan cacat bawaan. Tidak seperti pelat kaku konvensional, jaring titanium menawarkan fleksibilitas dan kapasitas pembentukan, memungkinkan ahli bedah mencapai stabilitas fungsional dan hasil estetika.
Daerah kranio-maksilofasial memiliki anatomi yang kompleks, melibatkan kubah tengkorak, dasar orbital, lengkung zygomatik, dan mandibula. Ahli bedah menghadapi tantangan untuk mengembalikan integritas mekanik dan simetri wajah. Jaring titanium, dengan desainnya yang dapat disesuaikan, memungkinkan adaptasi yang tepat terhadap kontur tulang yang tidak teratur, khususnya di area orbital dan kranial di mana implan kaku mungkin tidak dapat menyesuaikan diri dengan baik.
Bahan : Titanium kelas medis murni, memastikan biokompatibilitas yang sangat baik dan ketahanan terhadap korosi.
Fleksibilitas : Profil tipis dan desain jaring memungkinkan pembengkokan dan pembentukan kontur tanpa mengurangi kekuatan.
Fiksasi : Perforasi ganda memberikan penempatan sekrup yang aman dan meningkatkan integrasi jaringan.
Visibilitas : Struktur jaring terbuka mendukung pencitraan pasca operasi dan mengurangi artefak pada pemindaian CT/MRI.
Jaring titanium diindikasikan untuk:
Rekonstruksi lantai dan dinding orbital
Perbaikan cacat kranial setelah trauma atau kraniektomi
Fraktur maksilofasial yang melibatkan zygoma dan wajah bagian tengah
Rekonstruksi pengeroposan tulang terkait tumor
Koreksi sekunder untuk kelainan bawaan
Selama operasi, jaring titanium dipangkas dan dibentuk agar sesuai dengan kontur cacat. Desainnya yang berlubang menyederhanakan fiksasi dengan sekrup mikro dan memungkinkan penyesuaian intraoperatif. Ahli bedah sering kali menekankan ketegangan jaringan lunak yang minimal dan adaptasi yang tepat, memastikan stabilitas mekanis dan keselarasan estetika.
Fiksasi yang aman dan stabil bahkan pada cacat yang tidak beraturan
Biokompatibilitas tinggi dan tingkat komplikasi rendah
Dapat disesuaikan secara intraoperatif, mengurangi kebutuhan akan implan pra-fabrikasi
Jaringan parut minimal dengan sayatan lebih kecil
Keandalan jangka panjang yang terbukti dalam rekonstruksi kraniofasial
Seperti semua implan bedah, jaring titanium memiliki risiko seperti infeksi, implan terbuka, atau sekrup kendor. Namun, dengan perencanaan pembedahan yang tepat, komplikasi ini relatif jarang terjadi. Pengalaman klinis menunjukkan bahwa mesh titanium menjaga stabilitas dan integrasi dalam jangka panjang, terutama dibandingkan dengan alternatif yang dapat diserap.
Titanium mesh memainkan peran penting dalam rekonstruksi kranio-maksilofasial dan kranial modern. Keseimbangan kekuatan, fleksibilitas, dan kemampuan beradaptasi menjadikannya pilihan yang sangat diperlukan bagi ahli bedah yang menghadapi cacat kompleks. Dengan perbaikan berkelanjutan dalam desain dan teknik bedah, titanium mesh tetap menjadi salah satu implan yang paling andal dan serbaguna dalam bedah kraniofasial.
Q1: Bisakah jaring titanium dilepas setelah penyembuhan?
Ya, itu bisa dilepas jika diperlukan secara klinis, namun dalam banyak kasus, itu tetap aman di tempatnya.
Q2: Seberapa cepat pasien dapat kembali beraktivitas sehari-hari?
Pemulihan bervariasi, namun banyak pasien melanjutkan aktivitas ringan dalam beberapa minggu.
Q3: Apakah titanium mesh mempengaruhi pemindaian gambar?
Tidak ada gangguan signifikan pada CT atau MRI, memungkinkan pencitraan tindak lanjut yang jelas.