6100-1204
CZMEDITECH
baja tahan karat medis
CE/ISO:9001/ISO13485
| Tersedianya: | |
|---|---|
Deskripsi Produk
Tujuan dasar dari fiksasi fraktur adalah untuk menstabilkan tulang yang patah, memungkinkan penyembuhan yang cepat pada tulang yang cedera, dan mengembalikan mobilitas dini serta fungsi penuh dari ekstremitas yang cedera.
Fiksasi eksternal adalah teknik yang digunakan untuk membantu menyembuhkan patah tulang yang parah. Jenis perawatan ortopedi ini melibatkan pengamanan fraktur dengan alat khusus yang disebut fixator, yang terletak di luar tubuh. Dengan menggunakan sekrup tulang khusus (biasa disebut pin) yang melewati kulit dan otot, fixator dihubungkan ke tulang yang rusak agar tetap sejajar selama masa penyembuhan.
Perangkat fiksasi eksternal dapat digunakan untuk menjaga tulang yang patah tetap stabil dan sejajar. Alat ini dapat diatur secara eksternal untuk memastikan tulang tetap berada pada posisi optimal selama proses penyembuhan. Alat ini biasa digunakan pada anak-anak dan bila kulit di atas patah tulang telah rusak.
Ada tiga tipe dasar fixator eksternal: fixator uniplanar standar, fixator cincin, dan fixator hybrid.
Berbagai perangkat yang digunakan untuk fiksasi internal secara kasar dibagi menjadi beberapa kategori utama: kabel, pin dan sekrup, pelat, dan paku atau batang intramedulla.
Staples dan klem juga kadang-kadang digunakan untuk osteotomi atau fiksasi fraktur. Cangkok tulang autogenous, allograft, dan pengganti cangkok tulang sering digunakan untuk pengobatan kerusakan tulang karena berbagai penyebab. Untuk patah tulang yang terinfeksi dan juga untuk pengobatan infeksi tulang, butiran antibiotik sering digunakan.
Spesifikasi




blog
Fraktur tibia dan femur sulit untuk diobati, dan metode fiksasi tradisional seperti pelat dan sekrup atau paku intramedulla mungkin tidak selalu memberikan hasil yang memuaskan. Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan ring fixator menjadi semakin populer untuk mengobati patah tulang tibialis dan femur yang kompleks. Artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran komprehensif tentang ring fixator, indikasinya, teknik bedah, dan hasilnya.
Fixator cincin adalah perangkat fiksasi eksternal yang terdiri dari cincin logam yang dihubungkan dengan batang, kabel, atau sekrup. Cincin tersebut diikatkan ke tulang dengan pin atau kabel yang menembus kulit dan ditambatkan ke tulang. Perangkat ini menciptakan kerangka stabil di sekitar anggota badan yang memungkinkan kontrol yang tepat terhadap posisi dan keselarasan fragmen tulang. Stabilitas kerangka memungkinkan mobilisasi dini dan menahan beban, sehingga penyembuhan lebih cepat dan hasil lebih baik.
Ring fixator diindikasikan untuk berbagai macam fraktur tibialis dan femur, termasuk fraktur terbuka, non-union, malunion, dan fraktur dengan cedera jaringan lunak yang luas. Mereka juga berguna dalam kasus di mana metode fiksasi tradisional tidak memungkinkan atau gagal. Selain penggunaannya pada patah tulang, fiksator cincin juga digunakan dalam prosedur pemanjangan anggota badan dan mengoreksi kelainan bentuk.
Penempatan fixator cincin adalah prosedur kompleks yang memerlukan perencanaan matang dan pelaksanaan yang cermat. Pembedahan dilakukan dengan anestesi umum atau anestesi tulang belakang, dan pasien dibaringkan dalam posisi terlentang atau menyamping tergantung lokasi fraktur. Pin atau kabel dimasukkan secara perkutan atau melalui sayatan kecil, dan cincin dipasang padanya. Kabel dikencangkan untuk memberikan stabilitas dan kompresi pada lokasi fraktur. Setelah penempatan bingkai, keselarasan anggota badan diperiksa dan disesuaikan seperlunya. Pasca operasi, pasien dianjurkan untuk memulai mobilisasi dini dan menahan beban sesuai toleransi.
Komplikasi yang terkait dengan fiksator cincin termasuk infeksi saluran peniti, kerusakan kawat atau peniti, kekakuan sendi, dan cedera neurovaskular. Insiden komplikasi dapat dikurangi dengan penempatan pin yang tepat, tegangan kabel yang tepat, dan perawatan lokasi pin yang teratur. Insiden komplikasi besar tergolong rendah, dan sebagian besar dapat ditangani secara konservatif atau dengan prosedur bedah sederhana.
Fiksator cincin telah menunjukkan hasil yang sangat baik dalam pengobatan patah tulang tibialis dan femur yang kompleks. Mereka memungkinkan untuk menahan beban lebih awal, sehingga penyembuhan lebih cepat dan hasil fungsional lebih baik. Penelitian telah menunjukkan bahwa fiksasi cincin memiliki tingkat penyatuan yang lebih tinggi, tingkat infeksi yang lebih rendah, dan tingkat operasi ulang yang lebih rendah dibandingkan dengan metode fiksasi tradisional.
Fiksator cincin adalah alat yang berharga dalam pengobatan patah tulang tibialis dan femur yang kompleks. Mereka memberikan fiksasi yang stabil, kontrol penyelarasan yang tepat, dan memungkinkan mobilisasi dini dan menahan beban. Meskipun pemasangan ring fixator merupakan prosedur yang rumit, namun hasilnya sangat baik, dengan tingkat komplikasi yang lebih rendah dibandingkan metode fiksasi tradisional.
Apakah fiksator cincin menyakitkan?
Meskipun penempatan ring fixator dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan nyeri, manajemen nyeri merupakan bagian penting dari rencana perawatan pasca operasi.
Berapa lama penahan cincin bertahan di tempatnya?
Fiksator cincin biasanya dipasang selama enam hingga delapan minggu, setelah itu dilepas melalui prosedur rawat jalan sederhana.
Bisakah saya mandi dengan ring fixator?
Mandi dengan ring fixator dapat dilakukan dengan tindakan pencegahan yang tepat. Tutupi bingkai dengan penutup gips tahan air atau kantong plastik agar tetap kering.