Spesifikasi
|
Produk
|
Detail
|
|||
|
2200-18
Set Instrumen Akses PTED
( Disektomi
Endoskopi Transforaminal Perkutan ) |
1
|
2200-1801
|
TOM Shidi (ujung titik)
|
1
|
|
2
|
2200-1802
|
TOM Shidi (ujung tumpul)
|
1
|
|
|
3
|
2200-1803
|
TOM Shidi
|
1
|
|
|
4
|
2200-1804
|
Bor Tulang Kanulasi Manual Ø4
|
1
|
|
|
5
|
2200-1805
|
Bor Tulang Kanulasi Manual Ø6
|
1
|
|
|
6
|
2200-1806
|
Bor Tulang Kanulasi Manual Ø7
|
1
|
|
|
7
|
2200-1807
|
Bor Tulang Kanulasi Manual Ø8
|
1
|
|
|
8
|
2200-1808
|
Bor Tulang Kanulasi Manual Ø9
|
1
|
|
|
9
|
2200-1809
|
Pegangan Bola
|
1
|
|
|
10
|
2200-18010
|
Kotak Aluminium
|
1
|
|
Fitur & Manfaat

Deskripsi Produk
PTED adalah singkatan dari Disektomi Endoskopi Transforaminal Perkutan, yang merupakan teknik bedah invasif minimal yang digunakan untuk mengobati herniasi diskus di tulang belakang. Set Instrumen Akses PTED adalah seperangkat instrumen bedah khusus yang digunakan untuk prosedur ini.
Instrumen dalam Set Instrumen Akses PTED biasanya meliputi:
Jarum pemandu: Jarum panjang dan tipis yang digunakan untuk memandu ahli bedah ke lokasi yang benar di tulang belakang.
Dilator: Instrumen seperti tabung kecil yang digunakan untuk memperbesar bukaan di tulang belakang secara bertahap untuk memberikan akses ke diskus hernia.
Endoskopi: Kamera kecil yang dipasang pada tabung tipis yang digunakan untuk memvisualisasikan bagian dalam tulang belakang selama prosedur.
Tang genggam: Tang kecil yang digunakan untuk mengeluarkan material cakram hernia.
Hisap: Alat kecil seperti vakum yang digunakan untuk mengeluarkan material cakram hernia.
Irigasi: Sebuah tabung kecil yang digunakan untuk mengalirkan larutan garam secara konstan ke lokasi pembedahan agar tetap bersih.
Pemeriksaan frekuensi radio: Instrumen khusus yang menggunakan panas untuk mengecilkan dan menutup material cakram hernia.
Instrumen mikrodisektomi: Instrumen bedah kecil yang digunakan untuk mengangkat pecahan kecil bahan herniasi diskus.
Set Instrumen Akses PTED dirancang untuk memungkinkan ahli bedah melakukan prosedur melalui sayatan kecil di kulit, tanpa memerlukan sayatan atau diseksi otot yang lebih besar. Hal ini dapat mengurangi rasa sakit, waktu pemulihan lebih cepat, dan komplikasi lebih sedikit dibandingkan dengan operasi terbuka tradisional untuk herniasi diskus.
blog
Gangguan tulang belakang dapat sangat mempengaruhi kualitas hidup seseorang, menyebabkan nyeri, keterbatasan mobilitas, dan gejala melemahkan lainnya. Meskipun operasi terbuka tradisional dapat mengatasi masalah ini, namun juga dapat bersifat invasif, menyebabkan kerusakan jaringan yang signifikan, kehilangan darah, dan waktu pemulihan yang lama. Dengan munculnya bedah invasif minimal (MIS), pasien kini dapat memperoleh manfaat dari masa rawat inap yang lebih singkat, berkurangnya rasa sakit pasca operasi, dan waktu pemulihan yang lebih cepat.
Salah satu perkembangan yang paling menjanjikan dalam MIS adalah teknik disektomi endoskopi transforaminal perkutan (PTED), yang menggunakan sayatan kecil dan endoskopi untuk mengakses dan mengeluarkan cakram yang rusak. Set instrumen akses PTED adalah solusi inovatif yang memungkinkan ahli bedah melakukan prosedur ini dengan presisi dan efisiensi yang lebih tinggi.
Pada artikel kali ini kita akan membahas kumpulan instrumen akses PTED secara detail, termasuk komponen, manfaat, dan aplikasinya.
Set instrumen akses PTED adalah kumpulan alat bedah yang dirancang untuk memfasilitasi teknik PTED. Terdiri dari beberapa komponen, antara lain endoskopi, selongsong kerja, dilator, kanula, obturator, dan instrumen khusus lainnya. Alat-alat ini bekerja sama untuk memberikan ahli bedah pandangan yang jelas tentang lokasi pembedahan dan kemampuan untuk bermanuver melalui kanal tulang belakang dengan kerusakan jaringan yang minimal.
Set instrumen akses PTED mencakup komponen berikut:
Endoskopi adalah kamera kecil yang memberikan pandangan jelas kepada ahli bedah tentang lokasi pembedahan. Itu dipasang ke sumber cahaya dan dimasukkan melalui selongsong yang berfungsi.
Selongsong kerja adalah tabung berongga yang menyediakan jalur bagi instrumen bedah. Itu dimasukkan melalui sayatan kecil dan diarahkan ke lokasi pembedahan.
Dilator adalah alat berbentuk kerucut yang digunakan untuk memperlebar jalur pembedahan. Mereka dimasukkan melalui selongsong kerja dan secara bertahap bertambah ukurannya untuk memungkinkan ahli bedah menggerakkan instrumen yang lebih besar.
Kanula adalah tabung berongga yang dimasukkan melalui selongsong kerja dan jalur yang melebar. Mereka menyediakan saluran untuk instrumen bedah dan dapat disesuaikan untuk mengontrol tingkat gangguan jaringan.
Obturator adalah alat khusus yang digunakan untuk mempertahankan jalur bedah selama penggantian instrumen. Mereka dimasukkan ke dalam kanula dan kemudian dikeluarkan agar instrumen berikutnya dapat dimasukkan.
Selain komponen-komponen yang disebutkan di atas, set instrumen akses PTED mencakup berbagai instrumen khusus, termasuk penggenggam, pelubang, dan pemotong, yang memungkinkan ahli bedah melakukan prosedur yang diperlukan dengan presisi dan efisiensi.
Rangkaian instrumen akses PTED memberikan beberapa keunggulan dibandingkan bedah terbuka tradisional dan teknik MIS lainnya. Ini termasuk:
Teknik PTED dan set instrumen akses PTED memungkinkan pendekatan invasif minimal pada bedah tulang belakang. Pendekatan ini mengurangi kerusakan jaringan dan mempercepat waktu pemulihan, mengurangi nyeri pasca operasi, dan mempersingkat masa rawat inap di rumah sakit.
Penggunaan endoskopi dan instrumen khusus memungkinkan ahli bedah melakukan prosedur yang diperlukan dengan lebih presisi dan akurat. Hal ini menghasilkan hasil yang lebih baik bagi pasien.
Teknik PTED dan rangkaian instrumen akses PTED memungkinkan ahli bedah melakukan prosedur yang diperlukan dengan efisiensi yang lebih besar, sehingga waktu operasi lebih singkat dan risiko komplikasi berkurang.
Set instrumen akses PTED digunakan terutama dalam pengobatan herniasi diskus, stenosis tulang belakang, dan kondisi lain yang memerlukan pengangkatan jaringan yang rusak atau sakit dari saluran tulang belakang. Ini juga digunakan dalam pengobatan nyeri punggung bawah kronis yang tidak merespons perawatan non-bedah.
Set instrumen akses PTED dapat digunakan dalam operasi tulang belakang leher dan pinggang, memberikan ahli bedah alat serbaguna dan efektif untuk berbagai prosedur tulang belakang.
Rangkaian instrumen akses PTED adalah solusi inovatif yang memungkinkan ahli bedah melakukan prosedur tulang belakang minimal invasif dengan presisi dan efisiensi lebih tinggi. Dengan menggunakan alat khusus dan endoskopi, dokter bedah dapat menavigasi kanal tulang belakang dengan gangguan jaringan minimal, sehingga waktu pemulihan lebih cepat, nyeri pasca operasi lebih sedikit, dan hasil akhir yang lebih baik bagi pasien. Seiring dengan terus berkembangnya bidang bedah invasif minimal, rangkaian instrumen akses PTED siap menjadi alat penting bagi ahli bedah tulang belakang di seluruh dunia.
Apakah teknik PTED ditanggung oleh asuransi?
Teknik PTED umumnya ditanggung oleh sebagian besar rencana asuransi. Namun, cakupan dapat bervariasi tergantung pada rencana individu dan riwayat kesehatan. Yang terbaik adalah berkonsultasi dengan penyedia asuransi Anda untuk menentukan cakupan.
Berapa lama pemulihan setelah prosedur PTED?
Waktu pemulihan bervariasi tergantung pada usia pasien, kesehatan, dan luasnya prosedur. Secara umum, pasien dapat kembali beraktivitas normal dalam beberapa minggu setelah prosedur.
Apakah ada risiko yang terkait dengan teknik PTED?
Seperti halnya prosedur bedah lainnya, terdapat risiko yang terkait dengan teknik PTED. Ini mungkin termasuk pendarahan, infeksi, kerusakan saraf, dan komplikasi lainnya. Namun, risikonya umumnya lebih rendah dibandingkan dengan operasi terbuka tradisional.
Bisakah teknik PTED digunakan untuk mengatasi semua kondisi tulang belakang?
Teknik PTED terutama digunakan untuk mengobati herniasi diskus, stenosis tulang belakang, dan kondisi lain yang memerlukan pengangkatan jaringan rusak dari saluran tulang belakang. Namun, hal ini mungkin tidak cocok untuk semua pasien atau semua kondisi tulang belakang.
Bagaimana set instrumen akses PTED dibandingkan dengan teknik bedah invasif minimal lainnya?
Rangkaian instrumen akses PTED memberikan beberapa keunggulan dibandingkan teknik bedah invasif minimal lainnya, termasuk presisi yang lebih baik, waktu pengoperasian yang lebih singkat, dan hasil yang lebih baik bagi pasien. Alat ini dengan cepat menjadi alat pilihan bagi ahli bedah tulang belakang di seluruh dunia.