Deskripsi Produk
Kawat Jahit digunakan untuk menyatukan jaringan tubuh setelah cedera atau operasi. Aplikasi umumnya melibatkan penggunaan jarum dengan benang panjang yang terpasang untuk menjahit luka hingga tertutup.
Kawat Jahit membantu mencapai reduksi patah tulang femoralis yang stabil yang kemudian dapat dilengkapi dengan paku atau pelat. Teknik dan instrumentasi invasif minimal menawarkan keuntungan berupa diseksi jaringan lunak yang minimal, dan prosedur ini memberikan hasil yang sangat baik tanpa komplikasi besar.
Kawat Jahit telah digunakan di masa lalu untuk osteosintesis patah tulang femoralis. Namun, teknik ini mendapat reputasi buruk karena diseksi jaringan lunak yang luas, dan pengupasan periosteal meningkatkan risiko nekrosis tulang dan tertundanya penyatuan tulang. Munculnya instrumentasi baru dan teknik invasif minimal telah mengurangi komplikasi ini secara signifikan. Meskipun indikasi penerapannya terbatas, reduksi dan stabilisasi dengan cerclage wiring dapat melengkapi osteosintesis terutama pada morfologi fraktur spiral atau oblik atau fraktur dengan fragmen kupu-kupu dibandingkan dengan fiksasi sekrup interfragmenter.
| nama | spesifikasi |
REF (baja tahan karat) | REF (paduan titanium) |
Kawat Jahit |
0,4 mm | S7100-9701 | T7100-9706 |
| 0.6mm | S7100-9702 | T7100-9707 | |
| 0.8mm | S7100-9703 | T7100-9708 | |
| 1.0mm | S7100-9704 | T7100-9709 | |
| 1.2mm | S7100-9705 | T7100-9710 |
Gambar Sebenarnya

blog
Kawat jahit adalah alat bedah serbaguna yang digunakan untuk menyambung jaringan atau kulit setelah prosedur pembedahan atau cedera. Muncul dalam berbagai jenis, masing-masing dengan sifat dan kegunaan tertentu. Pada artikel ini, kita akan membahas berbagai jenis kawat jahitan, kegunaannya, dan teknik penggunaannya secara efektif dalam prosedur bedah.
Kawat jahit adalah jenis jahitan bedah yang terbuat dari kawat logam. Ini digunakan untuk menutup sayatan dan luka dalam prosedur pembedahan. Kawat jahitan bisa bersifat permanen atau sementara, tergantung pada jenis prosedur dan pilihan dokter bedah.
Ada beberapa jenis kawat jahitan yang tersedia untuk prosedur bedah. Ini termasuk:
Kawat jahitan baja tahan karat adalah pilihan populer untuk prosedur bedah karena kekuatan dan daya tahannya. Ini terbuat dari baja tahan karat bermutu tinggi dan ideal untuk digunakan dalam prosedur yang memerlukan dukungan luka jangka panjang.
Kawat jahitan monofilamen adalah jenis jahitan yang terbuat dari untaian kawat tunggal. Kecil kemungkinannya menyebabkan trauma jaringan dan sering digunakan untuk jahitan internal.
Kawat jahitan jalinan terbuat dari beberapa helai kawat yang dijalin menjadi satu. Ini lebih kuat dari kawat jahitan monofilamen dan sering digunakan untuk jahitan eksternal.
Kawat jahitan polipropilen merupakan bahan jahitan sintetis yang ringan dan fleksibel. Biasanya digunakan untuk prosedur yang memerlukan tingkat fleksibilitas tinggi, seperti operasi plastik.
Kawat jahitan yang dapat diserap adalah jenis jahitan yang dirancang untuk diserap oleh tubuh seiring waktu. Biasanya digunakan untuk prosedur yang memerlukan jahitan internal yang tidak perlu dilepas.
Kawat jahitan digunakan dalam berbagai prosedur bedah, termasuk:
Kawat jahit biasa digunakan dalam bedah umum untuk menutup sayatan dan luka.
Kawat jahit sering digunakan dalam operasi plastik untuk menutup sayatan dan memberikan dukungan pada kulit selama proses penyembuhan.
Kawat jahitan digunakan dalam bedah kardiovaskular untuk menutup tulang dada setelah prosedur.
Kawat jahitan digunakan dalam bedah ortopedi untuk memperbaiki tulang dan jaringan lunak.
Penggunaan kawat jahitan secara efektif memerlukan penggunaan teknik yang tepat. Beberapa teknik penting meliputi:
Dokter bedah harus menggunakan teknik pengikatan simpul yang tepat untuk memastikan kawat jahitan tetap pada tempatnya.
Kontrol ketegangan sangat penting untuk memastikan luka atau sayatan tertutup dengan benar.
Penempatan jarum yang tepat sangat penting untuk memastikan kawat jahitan ditempatkan pada lokasi dan kedalaman yang tepat.
Kawat jahit adalah alat bedah serbaguna yang digunakan untuk menyambung jaringan atau kulit setelah prosedur pembedahan atau cedera. Muncul dalam berbagai jenis, masing-masing dengan sifat dan kegunaan tertentu. Memilih jenis kawat jahitan yang tepat untuk prosedur pembedahan sangat penting untuk memastikan penutupan dan penyembuhan luka yang tepat.